El sekarang lebih mandiri. dia berusaha menyelesaikansemua persoalan yang dia hadapi di pesantren dengan caraya sendiri. Meski jarang ia malah mendapatkan masalah karena ulahnya itu. Tapi El tetap happy dan berusaha belajar dari kesalahan-kesalahannya itu. Unik, lucu dan menggemaskan. itulah El.
Katanya pesantren enggak enak, enggak bebas. itu kata orang. faktanya El malah happ masuk pesantren di sana dia berkenalan dengan sahabat-sahabatnya yang kocak-nyebelin tapi baik hati. mereka menghabiskan waktu seru di pesantren. aksi-aksi El dan para sahabatnya bikin ketawaw sakit perut sekaligus mengharukan.